Progress Pembangunan dan Foto


Halaman ini memuat rangkuman laporan perkembangan kegiatan pembangunan gedung Masjid Indonesia Tokyo beserta foto-foto yang dipilih. Silakan klik pada judul album.

Lebih banyak dan lebih detil, dapat mengunjungi halaman facebook Panitia Masjid Indonesia Tokyo.

















Pada saat rapat koordinasi dan laporan progress antara konsultan pembangunan dari ESPAD, pihak developer yang bekerja untuk ESPAD, dan panitia Masjid Indonesia Tokyo di bulan November 2016, panitia meninjau dan mendokumentasikan hasil pekerjaan pembangunan sebagaimana foto berikut ini.

espad-bhs-indo

Pihak konsultan dan developer berusaha keras menggunakan bahasa Indonesia pada papan laporan kerja mereka, setelah dalam rapat bulan sebelumnya, panitia mengatakan bahwa foto-foto dokumentasi akan disampaikan kepada masyarakat Indonesia melalui website Masjid.

Walaupun mungkin mereka menggunakan google translate, kita hargai usaha mereka untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat Indonesia, melalui papan status pekerjaan yang ter-capture pada foto-foto di atas.

Catatan: Beberapa foto mungkin tidak diambil pada hari yang sama

Pada tanggal 5 November 2016, Ketua KMII (Keluarga Masyarakat Muslim Indonesia), Bapak Wilopo dan Ketua JMS (Jamaah Masjid SRIT), Bapak Bambang Sunarto melakukan peninjauan ke lokasi proyek, sesaat setelah matahari terbit selepas menunaikan shalat Subuh berjamaah di mushola SRIT.

masjid-indonesia-in-progress

Terlihat bahwa lantai basement sudah hampir selesai digali, setelah melalui banyak sekali kendala-kendala, seperti air yang terus keluar menggenangi area lahan basement, adanya blok konkrit berukuran tebal sekitar 25cm, dengan panjang dan lebar sekitar 3×2 meter persegi yang terpaksa harus dihancurkan agar bisa diangkat, dan lain-lainnya.

Catatan: Beberapa foto mungkin tidak diambil pada hari yang sama

Setiap bulan, dilaksanakan rapat koordinasi dan laporan progress antara konsultan pembangunan dari ESPAD, pihak developer yang bekerja untuk ESPAD, dan panitia Masjid Indonesia Tokyo.
rapat-rutin-okt-25

Berbagai kendala di lapangan yang ditemui dilaporkan pada rapat tersebut, antara lain kondisi-kondisi yang menjadi kendala dalam pembangunan. Beberapa kendala berimplikasi pada penambahan kegiatan kerja, yang menyebabkan adanya tambahan biaya. Antara lain ditemukannya pipa-pipa besar di bawah tanah yang sudah rusak (karena sudah sangat tua) dan harus diganti, pemindahan saluran-saluran air kotor, dan sebagainya.

Beberapa pekerjaan dapat dinegosiasikan untuk dikerjakan tanpa penambahan biaya oleh panitia masjid. Namun beberapa pekerjaan lainnya, tambahan biaya tidak dapat dihindari. Oleh karena itu panitia Masjid Indonesia Tokyo masih membuka layanana donatur maupun infaq, dan wakaf, secara langsung melalui rekening panitia, maupun melalui gerakan KITABISA.

Catatan: Beberapa foto mungkin tidak diambil pada hari yang sama

Pada Tanggal 11 Juni 2016 / 6 Ramadan 1437 H, telah dilaksanakan peletakan batu pertama sekaligus tanda dimulainya pembangunan Masjid Indonesia Tokyo, oleh Duta Besar LBBP RI untuk Jepang, Dr. Yusron Ihza Mahenda, LL.M.

Pada kesempatan ini, Pak Dubes mengingatkan bahwa pembangunan masjid tidak selesai hanya di pembangunan infrastruktur, namun juga membangun dan menghidupkan kegiatan masjid agar nantinya Masjid Indonesia Tokyo dapat berperan tidak hanya sebagai rumah ibadah, namun juga sebagai tempat berinteraksi dan belajar mengenai Islam dan budaya Indonesia.

Selain itu, beliau berpesan agar kelak anak-anak muda diaktifkan dalam kegiatan-kegiatan Masjid Indonesia Tokyo, karena bagi beliau, anak muda akan memberikan energi yang besar bagi perkembangan dunia dakwah islam di jepang.

peletakan-batu-pertama

Pada akhir acara peletakan batu pertama ini, Ustad Khalid Basalamah memberikan doa sebagai penutup acara. Beliau mendoakan agar masjid ini tidak hanya m membawa berkah bagi umat muslim yang ada di Jepang, namun juga bagi seluruh warga negara Jepang yang belum mengenal Islam.

Pada rapat koordinasi bulan Maret 2016, dihadiri oleh konsultan pembangunan dari ESPAD, pihak designer yang bekerja untuk ESPAD, dan panitia Masjid Indonesia Tokyo, diperlihatkan maket masjid dalam bentuk final, yang akan dibangun sesuai dengan revisi terakhir.
maket-maret-2016

Di sepanjang kegiatan asesmen lokasi pembangunan, pihak desainer memutuskan untuk melakukan beberapa modifikasi, yang disesuaikan dengan peraturan-peraturan pembangunan fisik di Jepang. Modifikasi yang diusulkan dirapatkan dengan panitia, dan mengalami beberapa kali revisi, disesuaikan dengan kebutuhan pengguna masjid yang sesuai dengan karakteristik umat Islam, misalnya arah kiblat, dan sebagainya.

Pada tahun 2014 (arsip foto diterima tanggal 24 Januari 2015), dilaksanakan pertemuan antara panitia pembangunan Masjid Indonesia Tokyo dengan Duta Besar RI untuk Jepang (Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia), Dr. Yusron Ihza Mahendra, LL.M, bertempat di Wisma KBRI kompleks Kedutaan Besar RI di Tokyo, Jepang.
jumpa-dubes
Pada pertemuan tersebut, dibahas mengenai perkembangan desain masjid dari arsitek dan desainer yang merupakan dosen Jurusan Arsitektur ITB, yaitu Bapak Arif Sarwo Wibowo, yang beberapa minggu kemudian akan kembali ke Indonesia. Bapak Arif sendiri berada di Jepang dalam rangka melaksanakan kegiatan riset pasca pendidikan doktoral di salah satu laboratorium penelitian, di kampus Tokyo Institute of Technology.

Maket dan blueprint dari desain Masjid Indonesia Tokyo rancangan Pak Arif diperlihatkan kepada Pak Dubes, serta dipresentasikan secara detil mengenai jumlah lantai, luas, posisi ruang-ruang pelengkap masjid, dan sebagainya.
Turut memberikan laporan, Bapak Muhammad Aziz, putera Indonesia yang menjadi salah satu dosen di kampus Tokyo Insitute of Technology.