Latar Belakang dan Tujuan


LATAR BELAKANG

Pendirian masjid adalah pendirian rumah Allah SWT yang hanya bisa dilakukan atas kehendak-Nya dan dilakukan secara bersama-sama (berjamaah), karena kecintaan dan rasa syukur kita kepada-Allah SWT. Allah SWT juga menjanjikan pahala yang besar bagi seseorang yang membangun masjid, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,

Dari Utsman bin Affan r.a, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Barang siapa membangun masjid dengan mengharapkan wajah Allah, sungguh Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di jannah/surga’.” al-Bukhari dalam Shahih-nya (1/453), Muslim (1/378 no. 533), dan Ibnu Hibban (4/488 no. 1609)

Membantu dan turut serta dalam pembangunan masjid dengan menafkahkan sebagian rizki kita di jalan Allah insya Allah merupakan amalan yang akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an sebagai berikut:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah, 2:261).

Semoga dengan dibangunnya masjid di Meguro-Tokyo, masyarakat muslim, khususnya masyarakat muslim Indonesia, dapat merealisasikan kehidupan sebagai seorang muslim yang selalu bertaqwa kepada Allah SWT, bera’mar ma’ruf nahi munkar, saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran, memberikan manfaat bagi komunitas di sekitarnya dan memanfaatkan masjid sebagai tempat belajar dan mengajarkan Al Qur’an dan Sunnah rasul-Nya serta mengenalkan wajah muslim Indonesia di Jepang.

TUJUAN

  1. Mewujudkan aspirasi masyarakat Indonesia terhadap kehadiran masjid di Meguro, Tokyo.
  2. Memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam meraih kesempurnaan ibadah.
  3. Menunjang kegiatan belajar mengajar di SRIT (Sekolah Republik Indonesia Tokyo) khususnya pendidikan agama dan karakter anak didik.
  4. Memfasilitasi kegiatan masyarakat Indonesia baik keagamaan (Shalat 5 waktu, shalat jum’at, shalat ied, ramadhan), maupun sosial kemasyarakatan (golden week, training kenshusei).
  5. Menjadi pusat dakwah Islam pada umumnya dan penyebaran budaya Islam nusantara pada khususnya di Jepang.