Desain Masjid


Berdasarkan hasil studi kelayakan pembangunan, survey serta pengukuran lapangan secara langsung, panitia telah membuat rancangan skematik desain Masjid Indonesia Tokyo di wilayah SRIT. Desain yang dibuat telah memenuhi setiap kebutuhan dari pembangunan masjid diantaranya:

  • Kapasitas jama’ah hingga 270 orang
  • Kemiringan lahan yang disesuaikan dengan arah kiblat
  • Ruang serbaguna / perpustakaan sebagai pusat budaya islam Indonesia
  • Tempat parkir darurat untuk ambulans
  • Akses pengguna kursi roda memasuki masjid
  • Fasilitas umum lainnya seperti dapur, tempat wudhu dan toilet.


Screen Shot 2016-08-30 at 00.39.17
Pembangunan masjid memanfaatkan lahan tidak terpakai di sisi kanan bangunan utama. Bangunan masjid berdiri independen dari bangunan SRIT yang berarti terdapat celah antara tembok masjid dan tembok bangunan SRIT sehingga kedua bangunan tidak saling mengganggu. Selain itu, pada tembok bangunan SRIT dapat juga dilakukan renovasi berupa penguatan struktur beton dan penambahan kolom. Penguatan struktur beton pada dinding bangunan dapat meningkatkan ketahanan bangunan baik bangunan SRIT maupun masjid.

Screen Shot 2016-08-30 at 00.39.52
Gambar di atas menunjukkan rancangan desain interior dari masjid indonesia tokyo. Bangunan terdiri dari 3 lantai dengan total luas tanah 200 m2 dan luas lantai 350 m2. Lantai B1 memiliki level ketinggian yang sama dengan jalan disamping SRIT dan lantai 1 memiliki level ketinggian sama dengan lapangan SRIT.

Basement 1 merupakan ruang shalat untuk wanita yang dilengkapi dengan tempat wudhu dan toilet wanita. Sedangkan lantai 1 dan lantai 2 merupakan ruang shalat untuk pria, dengan tempat wudhu dan toilet pria berada pada lantai 1.

Pada lantai 1 terdapat pintu penghubung dengan ramp untuk memfasilitasi pengguna kursi roda. Adapun lantai 2 terhubung juga secara tidak langsung dengan aula SRIT sehingga dapat digunakan untuk kegiatan besar seperti shalat ied ataupun tablig akbar.